
Ketika berbicara soal
percetakan, banyak orang yang hanya fokus pada desain dan warna, padahal
pemilihan jenis kertas juga memegang peran penting dalam menentukan hasil
akhir proses cetak. Setiap jenis kertas memiliki karakteristik berbeda yang
cocok untuk kebutuhan produk. Untuk menghasilkan produk cetak yang baik, Anda
harus mengerti tipe kertas yang terbaik untuk kebutuhan Anda. Semua jenis
kertas memiliki fungsi tersendiri dan spesifikasi yang berbeda-beda, baik dari
tekstur, ketebalan, ketahanan warna, dll. Oleh sebab itu langkah penting ini
tidak boleh diabaikan, terutama bagi pelaku usaha percetakan maupun pelanggan
Anda yang menginginkan hasil maksimal. Beberapa contoh kertas yang sering digunakan
beserta kegunaannya yaitu:
1.
Art
Paper
Artpaper adalah salah satu
jenis kertas yang paling umum digunakan dalam dunia percetakan, terutama untuk
keperluan promosi. Kertas ini memiliki permukaan yang licin dan mengkilap
karena di lapisi coating (biasanya gloss atau doff), sehingga sangat baik dalam
menampilkan warna yang tajam dan cerah. Spesifikasi kertas ini memiliki varian
ketebalan dari 90 hingga 150 gsm, memberikan berbagai opsi berdasarkan
kebutuhan spesifik anda, permukaan kertas ini juga halus, licin dan dapat
dilaminasi doff/glossy, termasuk dengan ukuran kertas ini adalah A3/A4 dan
Plano.
Kertas ini cocok digunakan
untuk mencetak flyer, brosur, poster, kalender meja, hingga katalog produk.
Karena daya serap tinta yang rendah, hasil cetak terlihat lebih hidup dan
profesional.
2.
Art
Carton (Artboard)
Art carton, atau dikenal
juga sebagai artboard adalah versi lebih tebal dari art paper. Kertas ini
memiliki permukaan putih, bersih, halus, dan licin di kedua sisinya.
Karakteristik permukaannya yang berkilau atau glossy memberikan kesan tampilan
yang menarik dan mewah pada hasil cetakan. Spesifikasi umum kertas Art Carton
yaitu memiliki gramasi: 190-310 gsm, permukaan yang halus, tebal dengan lapisan
coating, dan bisa dilaminasi efek doff ataupun glossy.
Kertas ini sering digunakan
untuk mencetak kartu nama, undangan, sampul buku, map perusahaan, dan packaging
kado premium.
3.
HVS
Kertas HVS adalah jenis
kertas putih tanpa lapisan coating, yang biasa digunakan dalam kebutuhan cetak
sehari-hari. Kertas ini memiliki tekstur agak kasar namun memiliki kemampuan
menyerap tinta dengan baik, terutama tinta berbasis air seperti pada printer
inkjet. Spesifikasi kertas HVS memiliki Gramasi 70-100 gsm, warna putih doff
tanpa lapisan, dan mudah ditulis dengan pensil, bolpoin, ataupun tinta.
Kertas ini umumnya
digunakan untuk mencetak dokumen, surat, blocknote, kop surat, dan materi kerja
kantor. Karena teksturnya yang tidak licin, sehingga sangat cocok untuk dokumen
yang perlu ditangani atau ditulis ulang.
4.
Ivory
Kertas Ivory adalah jenis
kertas tebal yang cukup mewah dan sering digunakan untuk kebutuhan cetak
premium. Permukaan halus dan putih bersih di satu sisi, sedangkan sisi lainnya
bisa sedikit lebih kasar atau doff. Kelebihannya terletak pada permukaan tampilan
yang mengilaui, ini membuat tulisan dan gambar yang tercetak di atasnya
terlihat lebih tajam, ekslusif dan kesan yang elegan saat dijadikan kemasan.
Spesifikasi kertas ivory ini memiliki gramasai mulai dari 210 hingga 400gsm,
warna putih bersih atau putih ke kuningan.
Fungsi kertas ini biasanya
digunakan untuk kemasan produk, sertifikat, box makanan premium, atau undangan
yang ingin tampil ekslusif.
5.
Kraft
Kertas kraft memiliki
tampilan yang khas dengan warna cokelat alami, yang memberi kasan ramah
lingkungan dan natural, dan jenis kertas ini diklaim ramah lingkungan karena
terbuat dari bahan daur ulang. Meskipun
memiliki tampilan yang sederhana, kertas ini justru jadi tren di dunia
percetakan modern karena cocok untuk tema-tema vintage atau eco-friendly. Spesifikasi
umum kertas ini memiliki gramasi 125-300 gsm, permukaan memiliki tekstru kasar,
tanpa lapisan coating.
Kertas ini biasanya
digunakan untuk paper bag, hangtag baju, kemasan makanan, serta kartu ucapan
dengan tema rustic atau handmade.
Kesimpulannya, memilih
jenis kertas yang tepat sangat menentukan kualitas dan kesan akhir dari hasil
cetakan. Secara keseluruhan, pemahaman tentang variasi dan kegunaan kertas ini
sangat penting untuk memaksimalkan kualitas dan efisiensi namun menghasilkan
produk yang sesuai dengan tujuan dan kebutuhan.